Melawan Keterbatasan

Jumat, 23 Desember 2011

Tulisan ini saya buat karena terinspirasi dari “seorang yang terpinggirkan” yang bernama Suparno setelah saya menonton kisah kehidupannya yang menurut saya luar biasa di program “Orang Pinggiran” di salah satu stasiun TV swasta. Saya lupa dimana persisnya keluarga kecil Suparno tinggal, tapi yang pasti dan saya ingat adalah mereka hidup di sebuah pedesaan kecil yang nampaknya belum mendapat perhatian dari pemerintah. Sedikit saya akan mencoba menuliskan mengenai kisah kehidupan Suparno yang menurut saya luar biasa itu.

Bp Suparno adalah lelaki paruh baya (berumur sekitar 40 tahun keatas). Beliau memiliki istri dan anak. Layaknya seorang kepala keluarga pada umumnnya Bp Suparno pun mempunyai tanggung jawab untuk menafkahi istri & anak-anaknya. Selintas tidak ada yang spesial dari pekerjaan Bp Suparno karena ia hanya bekerja sebagai penderas nira (bahan baku untuk membuat gula merah) dan banyak orang yang juga melakoni pekerjaan yang sama. Akan tetapi yang menjadikan ia luar biasa adalah karena Bp Suparno ini memiliki keterbatasan fisik yaitu ia tidak bisa melihat(buta). Setiap hari ia harus berjalan dari rumahnya untuk menuju ke pohon nirannya dengan kondisi mata yang tidak bisa melihat. Dan tidak hanya itu ia pun dapat membedakan mana pohon nira yang kepunyaanya diantara puluhan pohon-pohon nira lainnya yang bukan kepunyaanya. Tidak hanya sampai distu, Bp Suparno pun dapat memnajat dan menderas nira dari pohon-pohon nira kepunyaanya. Hal tersebut dilakukannya setiap hari demi menghidupi keluarga kecilnnya. Tentu bila dipikir secara logis, apa yang dilakukan oleh Bp Suparno itu sangat mustahil dan tidak masuk akal karena bagaimana mungkin kita dapat beraktivitas & melakukan pekerjaan tanpa melihat.

Lewat kisah kehidupan Bp Suparno inilah kita kembali diingatkan & disadarkan untuk tidak pernah putus asa & meyerah dalam menjalani kehidupan ini dan meyakini bahwa tidak ada yang mustahil di dunia ini apabila kita mau mencoba dan berusaha, serta menyerahakannya semua kehidupan kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena hanya Tuhan yang sanggup megubah keterbatasan-keterbatasan kita menjadi kelbihan-kelebihan di mata orang banyak. Semoga tulisan ini bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi kita semua, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan-keterbatasan fisik dalam hidupnya.

Sumber : Tayangan Orang Pinggiran

0 komentar:

Posting Komentar