Hari Ibu

Senin, 26 Desember 2011

Tidak dapat di pungkiri lagi bahwa setiap manusia yang bernafas di bumi ini ada karena pernah dilahirkan & sosok yang melahirkan itulah yang biasa dipanggil Ibu. Begitu mulia posisi yang telah dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa kepada seorang Ibu karena melalui sosok seorang Ibu lah setiap orang boleh menegnal kehidupan. Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari kamis tanggal 22 desember serentak di seluruh Nusantara memperingati Hari Ibu . Saya secara pribadi tidak mengetahui secara pasti mengapa tanggal 22 desember diperingati sebagai Hari Ibu. Mungkin sedikit cerita atau sejarah yang saya tau dari Hari Ibu setelah saya baca artikel di internet bahwa masyarakat selama ini banyak yang keliru karena sering menyamakan Hari Ibu dengan Mother’s Day. Pada umumnnya masyarakat Indonesia sering memperingati Hari Ibu dengan bentuk terimakasih kepada Ibu yang telah melahirkan dan membesarkan kita atau dengan memberi kado atau hadiah-hadiah lainnya. Akan tetapi misi dari peringatan Hari Ibu yang sesungguhnya bukanlah demikian. Hari Ibu pertama kali dicetuskan pada tahun 1928. Misi dari diperingatinya Hari Ibu adalah untuk mengenang semangat dan perjuangan perempuan dalam upaya perbaikan kualitas bangsa. Semangat itu tercermin dari Sofie Korneliq Pandean seorang perempuan kelahiran Minahasa yang tanpa rasa takut berseru tentang kemerdekaan bangsa (Kutipan : REPLUBIKA.CO.ID)
Menurut saya secara pribadi, Hari Ibu bukanlah hanya satu hari yang diperingati dengan cara berbuat baik dan berterimakasih kepada Ibunda kita, terlepas dari berbagai-bagai alasan yang ada untuk peringatan Hari Ibu. Hari Ibu adalah SETIAP HARI dimana kita berbakti dengan sungguh-sungguh kepada Ibunda kita dengan cara dan kemampuan kita masing-masing selama Beliau masih diizinkan hidup oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

0 komentar:

Posting Komentar