Stanley Ann Dunham adalah wanita kulit putih dari Kansas Amerika Serikat, yang pernah menikah dan bercerai dengan dua pria yang berbeda ras dan bangsa. Di adalah tropolog yang menghabiskan bertahun-tahun belajar di desa wilayah Indonesia. Dia juga sosok wanita yang mempersiapkan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya meski harus terpisah negara serta perempuan yang berani menanggung konsekuensi atas semua pilihannya. Janny Scott mendalami kehidpan Ann dengan pendekatan antropologi. Ann adalah anak tunggal dari Stanley Dunham dan Madelyn Payne. Ann tumbuh dalam keluarga yang sering kali berpindah tempat karena pekerjaan sang ayah. Kehidupan cinta Ann selama bertahun-tahun berlangsung secara episodik dan kadang berbatu. Saat Ann kuliah di University of Hawaii, dia jatuh cinta kepada pemuda asal Kenya, Barack Hussein Obama, yang karismatik dan percaya diri. Ann kemudian mengetahui bahwa ia sudah menikah dengan seorang wanita Kenya. Barack Obama merupakan buah cinta Ann dan Barack Hussein Obama. Namun saat Obama berusia 2 tahun, Ann dan Barack Hussein Obama bercerai.
Kemudian, Ann bertemu seorang manajer perusahaan perminyakan yang sedang ditugaskan belajar di Hawaii, Lolo Soetoro. Ann menikah dengan Lolo, yang membawanya ke Indonesia. Ann pertama kali menginjakan kaki di Indonesia tahun 1967. Maya Oetoro pun lahir. Namun, perbedaan visi membuat Ann dan Lolo bercerai. Ann terlanjur jatuh cinta kepada desa-desa di Indonesia. Kecintaan pada desa-desa di Indonesia membawa dia menyelesaikan program doktoralnya dari University of Hawaii. Demi memberikan akses pendidikan yang lebuh baik, Ann menitipkan anaknya, Obama, kepada orangtuanya. Ann tetap melakukan aktivitasnya sebagai antropolog di Indonesia sebagai perempuan tanpa suami. Ann sangat mempercayai Obama memiliki potensi menjadi seorang yang hebat meski akhirnya ia meninggal akibat kanker pada usia 52 tahun tanpa mengetahui Obama akan menjadi Presiden Amerika Serikat.
Pelajaran yang dapat kita ambil dari cerita singkat kehidupan Ann Dunham adalah kecintaanya terhadap Obama anaknya (kini presiden USA). Menurut saya kita dapat belajar dari seorang Ann yang begitu mencintai Obama walaupun dia harus menelan pil pahit karena ayah Obama, Barack Hussein Obama ternyata sudah menikah dan mempunyai istri. Karena kecintaan dan kasih sayangnya itu akhirnya kta bisa melihat bahwa Obama tumbuh dengan pendidikan yang baik hingga pada puncaknya Obama menjadi presiden Amerika Serikat walaupun Ann sendiri sudah meninggal ketika hal itu terjadi.
Sumber : Kompas
skip to main |
skip to sidebar
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

WeLcome To My Blog ...
Followers
Blog Archive
-
▼
2011
(70)
-
▼
Oktober
(17)
- Belajar Dari Bambu
- Hal Berharga Dari Kisah Sederhana
- Ulos Dalam Budaya Batak
- Sejarah (asal usul) Suku Batak .
- Rumus Sederhana Tenses
- Mendalami Makna Perirtiwa Soempah Pemoeda
- Mempertahankan Eksistensi Koperasi Indonesia di Te...
- Mendalami Kehidupan Ann Dunham
- 48 Fakta Unik Tentang Manusia
- Sejenak Melancong ke Ambarawa
- Analisis Penyebab Sulitnya Koperasi di Indonesia U...
- Memandang Semua Yang Negatif Dari Sudut Pandang Ya...
- Upaya Memajukan Koperasi di Indonesia Ditengah Er...
- Dibalik cerita "Rajutan untuk Ratih"
- Belajar Menjadi Lebih Bijaksana dari Si Kecil Mark
- Akan aku lakukan demimu , Anak ku
- PASANG SURUT PERKEMBANGAN KOPERASI DI INDONESIA
-
▼
Oktober
(17)
| © 2010 Sekedar Corat-coret |Blogger Template by BloggerTheme
0 komentar:
Posting Komentar