Perbedaan Bukanlah Perang

Rabu, 16 Februari 2011

Perbedaan sebenarnya merupakan kekayaan bagi mereka yang dapat melihatnya dari sisi positif. Wajar saja bila di Indonesia terdapat banyak sekali perbedaan, (ras, suku, agama dll) karena memang letak geografis Indonesia yang terdiri dari beribu-ribu pulau dengan berbagai macam kebudayaan serta kepercayaan. Tapi mengapa banyak sekali kelompok-kelompok yang menganggap perbedaan adalah perang atau dalam arti lain semuanya harus seragam atau sesuai dengan kelompok-kelompok tersebut. Mereka seakan-akan menganggap bahwa setiap kelompok diluar mereka adalah musuh dan patuh dimusnahkan. Sungguh suatu pola pikir yang sempit dan menyedihkan. Dimana-mana terjadi perang antar suku antar agama dan lain sebagainya yang sebenarnya tidak harus terjadi di negri tercinta Indonesia ini. Mereka tidak menyadari bahwasanya perbedaan-perbedaan yang ada merupakan kekayaan yang tak ternilai dan belum tentu dimiliki oleh negara lain.

Bila kita membaca tulisan yang terdapat pada kaki lambang Garuda yang berbunyi “Bhineka Tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda tapi satu seharusnya dapat menyadarkan kita akan persatuan dan kesatuan. Karena Indonesia adalah negara yang telah merdeka dengan perjuangan-perjuangan para pahlawan yang sama sekali tidak pernah mempermasalahkan berbagai perbedaan. Justru yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia dalam mengusir para penjajah adalah rasa nasionalisme yang tidak terbatas oleh suatu perbedaan. Bila kita berfikir secara jernih perbedaan sebenarnya melengkapi kekurangan yang satu dengan lainnya, oleh karena itu baiknya kita saling menghargai perbedaan-perbedaan yang ada di antara kita agar tercipta suasana yang aman tentram dan juga damai di dalam masyarakat. Apapun agama, ras, suku dan latar belakang kita tak semestinya kita berperang satu sama lainnya karena itu hanya akan menghancurkan negara kita perlahan-lahan.

0 komentar:

Posting Komentar