Pembangunan Papua Akan Berdampak Besar Bagi Kesejahteraan Nasional

Rabu, 23 Februari 2011

Sebelum masuk ke bahasan utama ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu seacara umum letak georafis Indonesia. Indonesia merupakan negara kepulauan (maritim) yang terletak di Asia Tenggara dengan luas keseluruhan +/- 195 sampai dengan 200 juta Ha. Wilayah Indonesia juga menempati posisi yang strategis dengan diapit oleh dua samudra dan dua benua dengan segala perkembangannya dan bahkan sebelum merdeka pun Indonesia sudah menjadi tempat singah dan tempat perdangangan negara-negara di dua benua tersebut. Selain itu Indonesia juga memiliki iklim yang tropis dimana hanya terdapat 2 musim saja yang dapat menyebabkan beberapa produk hasil bumi Indonesia menjadi bersifat spesifik.

Setelah mengetahui secara umum megenai letak geografis Indonesia maka jelasalah bahwa Indonesia adalah negara yang mempumyai potensi kekayaan alam dengan berbagai potensi ekonomi yang sangat menguntungkan dan tentunya juga akan berdampak pada kesejahteraan nasional bila dikelola dengan prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat banyak. Tapi mengapa kenyataan yang ada justru terbalik dimana masih banyak warga Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan?? Survey membuktikan bahwa kurang lebih dari 100 orang Indonesia 40 orangnya hidup dalam kemiskinan. Sungguh kenyataan yang menyedihkan mengingat subrunya tanah yang ada di Indonesia dan melimpahmya kekayaan alam yang ada. Lalu mengapa ini hal ini bisa terjadi ? Tentu ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya secara ringkas dapat disimpulkan sebagai berikut :

• Tingginya laju pertumbuhan penduduk yang setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan yang cukup besar .

• Penyebaran penduduk yang kurang merata di seleuruh kawasan Indonesia.

• Ketidakmerataan pembangunan khususnya di Indonesia bagian timur dan banyak juga faktor-faktor yang lainnya.

Penyebaran penduduk dan pembangunan yang tidak merata menyebabakan tidak seimbangnya kekutan ekonomi secara umum. Akibat lanjutnya adalah terjadinya ketimpangan antara daerah miskin dan daerah kaya. Daerah yang tampaknya menguntungkan ( Pulau Jawa) akan menjadi serbuan dan perpindahan penduduk dari daerah lainnya. Akibatnya daerah di luar Pulau Jawa yang memang telah ketinggalan dari segi ekonomi, semakin tertinggal jauh. Padahal jika kita melihat kenyataan yang ada, terdapat banyak sekali daerah-daerah yang kaya (hasil bumi dan kekayaan alam lainnya) yang tesebar di Indonesia (di luar Pulau Jawa) yang dapat mengatasi berbagai macam permaslahan nasional bila saja mendapat perhatian khusus (minimal sama dengan Pulau Jawa) oleh pemerintah.

Saya akan mengambil salah saru contoh daerah tersbut yaitu Papua sesuai dengan judul diatas. Tanah Papua dalam NKRI disebut-sebut oleh para tokoh negara ini sebagai sebuah harapan Indonesia masa depan. Karena Papua memiliki potensi sumber daya alam ( SDA ) yang masih tersedia dan ini menjadi kekuatan negara pada umumnya dan masyarakat Papua secara khusus.
Potensi yang kita miliki di Papua ini menjadi sebuah kekuatan bagi kita, berupa sumber daya hutan yang terbentang luas, masih tersedia sumber daya lahan ( tanah ) yang subur dan luas, sumber daya mineral, baik yang terkandung didalam perut bumi maupun yang ada diatas bumi, sumber daya pesisir dan kelautan, potensi obyek wisata, dan potensi SDM sebagai tenaga kerja. Selain potensi ada juga peluang-peluang untuk membangun Tanah Papua ini kedepan, seperti : Otonomi Daerah dan Otonomi Khusus bagi Papua, Desentralisasi Fiskal, Liberalisasi Perdagangan dan Iklim Investasi Modal, Pemekaran Wilayah, Kebijakan Nasional tentang percepatan pembangunan KTI, Komitmen Pemerintah untuk mewujudkan Good Governance dan Clean Government, dan berkembangnya iklim demokrasi yang terus semakin baik.

Disisi lain dalam upaya pembangunan Papua tentunya juga akan menghadapi hambatan dan tantangan, dalam hal keterbatasan kapasitas SDM Papua yang siap pakai hingga ditingkat distrik dan kampung yang kemudian berdampak luas terhadap penyelenggaraan pendidikan, pelayanan kesehatan, pengembangan ekonomi pedesaan dan aktivitas lainnya. Selain itu pula, pola pembangunan Papua selayaknya memperhatikan nilai-nilai / kearifan lokal. Keterisolasian wilayah distrik dan kampung yang belum terjangkau aksesibilitas transportasi, listrik, telpon mengakibatkan terjadinya kualitas pemukiman penduduk kampung yang tidak memadai, rendahnya tingkat kesehatan masyarakat kampung, tingkat kemiskinan marginal terus ada dan tidak pernah menurun, dan masih banyak hal lainnya.

Selain itu pembangunan rakyat Papua dalam wadah NKRI juga tidak terhindar dari pengaruh globalisasi yang sedang merambat masuk ke wilayah ini. Oleh sebab itu, maka prioritas-prioritas pembangunan di Tanah Papua hendaknya dikaji secara baik dan mendalam sehingga sasaran program pembangunan yang hendak dituju benar-benar berdampak positif lebih besar terhadap aspek pembangunan lainnya. Kemudian agar lebih kokoh kemandirian rakyat dalam menghadapi globalisasi ini, maka arah pembangunan di Tanah Papua saat ini dan ke depan harus benar-benar memperhatikan potensi yang tersedia, kondisi dan permasalahan yang dihadapi dan diserasikan dengan kebijakan pembangunan regional dan nasional.
Untuk mesiasati berbagai kendala yang ada tindakan yang dapat dilakukan pemerintah adalah :

1.Penyelenggaraan program transmigrasi, sehingga akan terjadi pemerataan sumber daya manusia ke daerah-daerah yang masih membutuhkan khususnya Papua. Dengan program ini diharapkan para peserta transmigran dapat meningglakan ketidakproduktifan mereka di kota-kota besar, justru mereka mempunyai kesempatan memperbaiki ekonomi mereka dengan mengembangkan daerah baru yang mereka tempati.

2. Menciptakan sarana dan prasarana pendidikan yang ada di Papua, sehingga lulusan yang dihsilkan diharapkan menjadi lulusan yang siap kerja dan bukan siap “latih kembali”.

3. Memberikan pelatihan-pelatihan dan pengenalan-pengenalan dalam menggunakan alat-alat teknologi khususnya komputer guna lebih mengefesiensikan waktu mereka dalam bekerja dan menghadapi globalisasi yang masuk ke daerah mereka.

Dengan demikian pembangunan di Tanah Papua ini hendaknya diarahkan kepada peningkatan kualitas hidup masyarakat terutama yang berhubungan dengan hak-hak dasar manusia, antara lain : kesehatan, pendidikan, perumahan, pendapatan, hak bersuara dan beusaha serta hak-hak dasar lainnya sesuai kondisi kehidupan masyarakat yang berkembang. Selain itu dapat juga disimpulkan bahwa apabila pemerintah melakukan pembangunan di tanah Papua, maka jelas dampak yang ditimbulkan sangatlah besar yang tidak lain adalah akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan juga menigkatkan laju pertumbuhan ekonomi secara nasional dan menyeluruh.

0 komentar:

Posting Komentar