Jantung Tikus Dapat Memeperbaharui Diri

Kamis, 31 Maret 2011

Tema : Pengetahuan


Jantung bayi tikus yang berusia satu hari memiliki kemampuan untuk memperbaharui diri saat bagian jantung tersebut rusak atau dipotong. Hal itu diketahui setelah peneliti dari pusat kedokteran Universitas Kedokteran Texas Barat Daya, Amerika Serikat, memindahkan bagian atas bilik jantung bayi tikus atau sekitar 15 persen dari seluruh otot jantung bayi tikus. Hasilnya, 21 hari selanjutnya jantung itu kembali utuh dan berfungsi normal hingga dua bulan kemudian. Namum, kemampuan memulihkan diri itu tidak terjadi pada bayi tikus yang berusia satu minggu. Hal itu berarti sel jantung tikus memiliki waktu singkat sesudah lahir untuk mereplikasi dan memperbaiki diri.

Sel otot jantung yang baru yang memperbaiki bagian itu berasal dari proliferasi (penggandaan) dan migrasi (perpindahan ) sel otot jantung sendiri bukan dari populasi dari sel induk. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Science ini menunjukan bahwa pembaruan jaringan jantung tidak hanya terjadi pada ikan dan amfibi, tetapi juga pada mamalia. Namun, pada ikan dan amfibi, kemampuan memperbarui otot jantung itu berlangsung hingga mereka dewasa, bukan hanya baru saat baru lahir, seperti yang terjadi pada tikus. Meski demikian, pembaruan jaringan jantung bayi tikus juga dapat terjadi pada manusia. Proses perkembangan dan fungsi dini jantung tikus sama dengan jantung manusia. Karena itu, pembaruan itu diyakini juga terjadi pada manusia meski harus dibuktikan dulu. Ke depan penelitian ini diharapkan akan mengetahui proses perbaikan kerusakan jantung manusia akibat serangan jantung.

0 komentar:

Posting Komentar